Posted in 10 March 2014, by Yeremia Dimpudus, kategori Berita

I Ketut copyJumat, 7 Maret 2014, Fakultas Teknik kembali mendapatkan Doktor baru pada Jurusan Teknik Mesin. Bertempat di Auditorium Prof. Ir. Suryono, Lt. 2 Gedung Fakultas Teknik UB,  I Ketut Gede Wirawan menjalani sidang Disertasi Terbuka. Sebagai pemimpin sidang Prof. Ir. ING. Wardana, M.Eng, Ph.D sekaligus selaku Promotor. Sebagai Promotor I adalah Prof. Dr. Ir. Rudy Soenoko, M.Eng.Sc promotor II Dr. Slamet Wahyudi, ST. MT. sedangkan dewan penguji  terdiri dari DR. Eng. Lilis Yuliati, ST. MT. serta Agung Sugeng Widodo, ST., MT., Ph.D dan penguji tamu Prof. Ir. Agus Suprapto, M.Sc, Ph.D.

Pukul 09.30 WIB para peserta termasuk Keluarga dari Ketut sudah mulai memadati ruang yudisium.  Tepat pukul 10.00 WIB Pembawa acara mempersilahkan Pemimpin Sidang, Penguji, dan pembimbing memasuki Ruang Sidang dan dilanjutkan dengan Promofendus. Acara sendiri berlangsung dengan susunan; Pembukaan, Pemaparan oleh Promofendus, Ujian Terbuka, Rapat Dewan Penguji, Pembacaan Hasil Rapat Dewan Penguji dan Yudisium serta Penutupan.

Selama 20 Menit awal Ketut, yang adalah dosen di Universitas Udayana Bali, dengan konsentrasi bidang Konversi Energi, dipersilahkan mempresentasikan Disertasinya dengan Judul “Pembakaran Premixed Minyak Nabati Pada Perforated Burner”, kepada Sidang. Pengambilan Judul ini dilatar belakangi kepedulian Ketut  melihat fenomena keterbatasan bahan bakar berbasis fosil padahal saat ini masih menjadi bahan bakar utama yang digunakan diberbagai sektor baik transportasi maupun energy. Untuk itu ketut beralih pada potensi Minyak nabati sebagai bahan bakar yang lebih renewable dan memungkinkan dari segi teknologi dan bahan yang tersedia. Hanya saja perlu ditinjau lebih lanjut equivalence rationya terhadap efisiensi bahan bakal biodiesel tersebut.

Dalam penelitiannya ini dipilih 3 macam minyak nabati; minyak kelapa murni, minyak jarak pagar (jatropha curcas), dan minyak biji kapok (ceiba petandra). Ketut melihat pada banyak penelitian sebelumnya banyak terfokus pada pembakaran jenis non-premixed  dimana bahan bakar dan udara tidak dicampur dalam satu chamber dan untuk itu. Bermaksud berkontribusi terhadap proses penelitian minyak nabati sebagai bahan bakar ketut menggunakan pembakaran premixed dimana udara dan bahan bakar disatukan dalam satu chamber, jenis pembakaran ini lebih mirip dengan bagaimana pembakaran bahan bakar berbasis fosil.

Ditemukan Ketut bahwa berbagai equivalence ratio yang diterapkan pada ketiga bahan ini, memiliki reaksi yang berbeda-beda utamanya dalam hal kecepatan pembakaran, pembentukan api bunsen ujung terbuka, api selular, dan api triple. Untuk itu ketut menyarankan untuk lebih banyak mengadakan penelitian pembakaran premixed minyak nabati untuk memperluas pemahaman bahan bakar alternatif ini.

Sidang Terbuka berlangsung lancar dan sesi tanya jawab dengan penguji dapat diselesaikan dengan baik oleh promofendus. Setelah mengadakan rapat selama kurang lebih 30 menit Dewan Penguji keluar dari ruang rapat dan dengan bangga menyatakan Ketut Lulus dengan Sangat Memuaskan. Tepuk tanganpun mengalir  diikuti ucapan selamat dari segenap kolega dan keluarga. Segenap Civitas Akademika Fakultas Teknik Universitas Brawijaya  mengucapkan selamat untuk Gelar Doktor baru di Jurusan Teknik Mesin. (emis)

273 total views, 1 views today