Posted in 22 February 2018, by Yeremia Dimpudus, kategori Arsitektur, Berita, Jurusan

Picture1World Urban Forum merupakan acara yang dicetuskan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) tepatnya UN-HABITAT. Forum ini mengambil tema “Cities 2030, Cities for All: Implementing the New Urban Agenda”yang mana forum ini memiliki fokus pada tujuan sebagai alat untuk mencapai Agenda 2030 dan Sustainable Development Goals (SDGs). Universitas Brawijaya mengirimkan 4 delegasinya, yaitu Dezzalina Dyana Paramita (A’15), Nailla Kirana (A’15), Windhy Frida (A’15) serta Alaa’ Geis Bawazier (A’15).

Acara ini memiliki lebih dari 500 forum dan acara lainnya. Peserta bebas memilih forum apa saja yang diikuti. Selain forum, terdapat berbagai jenis kegiatan seperti kegitan pelatihan, kunjungan teknis, forum yang mengangkat mengenai aksi yang telah dilakukan kota- kota tertentu, ataupun kegiatan sampingan lainnya.

Sidang ke tiga World Urban Forum ke sembilan (WUF9) diadakan pada hari Rabu, 7 Februari 2018. Upacara pengibaran bendera berlangsung di pagi hari, di mana bendera PBB dan Malaysia dikibarkan di luar tempat pertemuan di Kuala Lumpur Convention Center (KLCC). Setelah pembukaan pleno, Women’s Assembly, Business Assembly dan Children and Youth Assembly bertemu secara paralel sepanjang hari untuk membahas aksi untuk memajukan pelaksanaan New Urban Agenda (NUA) dan Sustainable Development Goals 11 (SDG 11) di kota-kota.

Noh Omar –  Menteri Perkotaan, Perumahan dan Pemerintah Daerah, Malaysia, mencatat bahwa lebih dari 50% populasi dunia sekarang tinggal di daerah perkotaan, dan mendesak semua lapisan masyarakat yang hadir dalam forum untuk memainkan peran mereka dalam membuat kota-kota aman, inklusif, berkelanjutan dan sejahtera.

Picture2

Maimunah Mohd Sharif – Direktur Eksekutif UN-Habitat, menyambut delegasi ke WUF9, yang sedang berlangsung di negara asalnya. Sambil membuka sidang, dia menekankan tujuan NUA, dan menggarisbawahi peran UN-Habitat sebagai focal point untuk pelaksanaannya.

Selama 7 hari (7 Februari – 14 Februari 2018) kami mengikuti forum. Dalam forum hadir juga Bu Risma, walikota Surabaya yang menjelaskan mengenai pencapaian Taman Bungkul di Asian Townscape Awards 2013 kemudian ada walikota Bogor Bima Arya yang menjelaskan mengenai slum upgrading.

Falah Al Ahbabi, Direktur Jenderal, Dewan Perencanaan Kota Abu Dhabi, membuat pidato akhir, di mana dia berharap dapat menyambut peserta pada tahun 2020 ke WUF10 di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA). (echa/ems)

 

243 total views, 1 views today