Posted in 20 May 2019, by Mic, kategori Berita, Internal, Kerjasama

sibima ujiUndang-Undang No.2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi menyebutkan bahwa seluruh tenaga kerja konstruksi baik di level terampil maupun ahli serta wajib memiliki sertifikat. Untuk memenuhi amanat ini, maka Fakultas Teknik UB selaku akademisi di bidang keteknikan bekerjasama dengan pihak industri dan pemerintah mengadakan Uji Sertifikasi Ahli Muda Bidang Konstruksi pada hari Selasa tanggal 7 Mei 2019.

Pihak yang terlibat pada kegiatan ini antara lain PT Waskita Karya (Persero). Tbk., Satuan Kerja Balai Jasa Konstruksi Wilayah IV Surabaya, Satuan Kerja Balai Penerapan Teknologi Konstruksi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Jatim, dan Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi Jatim.

Dalam laporannya, Wakil Ketua III LPJK Provinsi Jawa Timur Dr. Isnandar, MT mengungkapkan bahwa sebanyak 195 peserta mengikuti sertifikasi ini. Seluruh peserta ini berasal dari UB dan masing-masing mengikuti Uji Ahli Muda K3 Konstruksi sebanyak 85 orang, Uji Ahli Muda Manajemen Konstruksi 70 orang, dan Uji Ahli Muda Perencana Wilayah dan Kota sebanyak 40 peserta.

Kepala Balai Konstruksi Wilayah IV Jawa timur, Eddy Irwanto, ST., M.Tech. juga menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk pengakuan kompetensi peserta.

“Uji kompetensi ini bertujuan untuk memberikan pengakuan atas kompetensi dari aspek pengetahuan dan keterampilan setelah melalui rangkaian kegiatan bimbingan teknis, pembelajaran dengan metode Distance Learning melalui SIBIMA Konstruksi,” terang Eddy.

Eddy juga menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan aplikasi Surat Edaran Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi Nomor 2 Tahun 2019. Surat edaran tentang Petunjuk Teknis Sertifikasi Kompetensi dan Registrasi Tenaga Kerja Konstruksi Tingkat Ahli Muda ini sebagai upaya pemenuhan Tenaga Ahli Bidang Konstruksi khususnya di Provinsi Jawa Timur.

Turut hadir pada kesempatan ini, Dekan Fakultas Teknik UB, Dr. Ir. Pitojo Tri juwono, MT. Ia mengungkapkan kebanggaannya atas prestasi mahasiswa FTUB dan berharap agar putra/i terbaik ini dapat menambah jumlah tenaga ahli muda bidang jasa konstruksi di Jatim.

“Di depan saya adalah calon tenaga ahli muda bidang konstruksi masa depan. Semoga nanti bisa mendukung proses pembangunan infrastuktur yang massif dilaksanakan di seluruh wilayah Indonesia,” ujar Dr. Pitojo sebelum membuka acara.

Kegiatan asesmen ini dilaksanakan oleh asesor yang berasal dari LPJK Provinsi Jawa Timur dengan metode wawancara. Usai pembukaan peserta diarahkan ke tiga titik untuk wawancara sesuai bidang keahlian. Bidang K3 Konstruksi diarahkan di sayap kanan Auditorium, Manajemen Konstruksi di Ruang Sidang Teknik Sipil FTUB, dan Perencana Wilayah dan Kota di lantai 5 Gedung FTUB. (HumasFTUB)

135 total views, 1 views today