Posted in 27 May 2019, by Mic, kategori Berita

utbkMulai tahun 2019, Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi telah menetapkan peraturan baru tentang Seleksi Bersama perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN). Untuk mengikuti SBMPTN peserta wajib mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK). Pelaksanaan UTBK ini berlangsung sejak 13 April – 04 Mei 2019 untuk Gelombang 1 dan Gelombang 2 pada 11 Mei – 26 Mei 2019.

Fakultas Teknik menjadi salah satu lokasi ujian UTBK di lingkungan UB. Dalam pelaksanaan UTBK ini FT menyediakan 130 komputer yang tersebar di lima titik; Lab komputasi Sipil, Lab Komputer Gedung C Teknik elektro, Lab Komputer PWK lantai 3, dan Teknik Industri di Lab Simulasi dan Lab Komputer.

Bagus royan Mardiansyah, ST selaku administrator Jaringan TI di lingkungan FTUB mengungkapkan, selama proses masih ada kendala tapi masih dalam batas wajar.

“Ada laptop/PC error atau sambungan internet tiba-tiba mati, tapi masih dalam batas wajar, dan sudah terantisipasi, jadi saat kejadian bisa segera ditangani tanpa merugikan peserta,” ungkap Bagus yang juga staff Pengelola Sistem Informasi dan Kehumasan (PSIK) FTUB ini.

Untuk diketahui, UTBK diikuti oleh siswa lulusan tahun 2017, 2018, dan 2019 dari pendidikan menengah (SMA/MA/SMK) dan sederajat, serta lulusan Paket C tahun 2017, 2018, dan 2019.

UTBK menggunakan soal-soal ujian yang dirancang sesuai kaidah akademik untuk memprediksi keberhasilan calon mahasiswa di semua program studi.

Pelaksana UTBK dilakukan oleh Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT). Keunggulan pelaksanaan UTBK dibanding sistem terdahulu adalah tes bisa dilakukan lebih dari 1 (satu) kali (maksimal dua kali tes), dan hasil tes diberikan secara individu 10 (sepuluh) hari setelah pelaksanaan tes.

Selain itu sistem ini juga memberi kesempatan bagi calon mahasiswa untuk mengikuti tes secara fleksibel dalam memilih waktu dan lokasi tes. Total ada 20 sesi yang ditawarkan untuk seluruh calon mahasiswa di seluruh Indonesia.

“Lebih deg-degan sih kalau pakai komputer gini, tapi enaknya saya bisa memilih kapan ujiannya dan nilainya langsung tahu 10 hari setelah ujian, jadi lebih terbuka,” ungkap Sri Wahyuni, salah satu peserta asal Nganjuk saat ditanyai usai ujian (25/Mei/2019). (HumasFTUB)

134 total views, 1 views today