Posted in 2 November 2015, by Mic, kategori Berita

indradi2015Ketua Program Studi (Kaprodi) berprestasi Universitas Brawijaya (UB), Dr. Eng. Indradi Wijatmiko, ST., M.Eng (Prac.), meraih penghargaan sebagai Juara III Kaprodi Berprestasi 2015 pada Pemilihan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Berprestasi Tingkat Nasional Direktorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Ditjen DIKTI, di Hotel Grand Sahid Jakarta, 26-28 Oktober 2015.

Setelah mengadakan seleksi yang dimulai sejak bulan Mei lalu, DIKTI menetapkan 15 nominator dari masing-masing kategori pada babak final tersebut. Selain kaprodi, penghargaan juga diberikan untuk kategori dosen, laboran, pustakawan, tenaga pengelola keuangan, dan tenaga administrasi. Pada tahun ini, DIKTI mengedepankan penilaian pada karya inovatif dan kreatif.

“Pada kesempatan ini saya memaparkan karya ilmiah untuk membantu pengelolaan program studi disusul dengan tanya jawab dan wawancara dengan dewan juri,” kata Kaprodi S1 Jurusan Teknik Sipil ini di ruang kerjanya, Senin (2/November/2015).

Karya ilmiah yang ia tampilkan berkaitan dengan program perangkat lunak aplikasi  yang dipergunakan untuk memanajemen dan memantau kegiatan program studi. Ke depan ia berharap aplikasi yang dibuat dapat diintegrasikan dengan sistem informasi jurusan, fakultas dan universitas.

Sementara itu, tampil sebagai Juara I dan Juara II Kaprodi Berprestasi 2015 DIKTI adalah Dr. Ir. I Wayan Nurjana, M.Sc dari Institut Pertanian Bogor dan Ir. Bambang Pramujati, M.Sc, Ph.D dari Institut Teknologi Sepuluh November Surabaya.

Indradi menjelaskan, kelebihan dua pemenang tersebut di hadapan dewan juri adalah status prodi yang telah terakreditasi internasional dan aktifitas kerjasama internasional yang melimpah. “Itu mungkin nilai tambah mereka, porsinya cukup besar,” kata pakar bidang sipil struktur-keairan ini.

Namun, sejak mempertahankan akreditasi A BAN-PT pada tahun 2013, Prodi S1 Teknik Sipil sejatinya mulai melangkah untuk meraih akreditasi internasional. Langkah pertama ditandai dengan memperoleh hibah Program Hibah Kompetisi (PHK A2) yang telah diperoleh selama 2 tahun dengan nilai Rp. 800 juta,-.

Di tahun 2014, Prodi S1 Teknik Sipil menggiatkan persiapan dan perencanaan. Kemudian di tahun 2015 mulai banyak dilaksanakan program pendukung akreditasi internasional seperti staff exchange, visiting professor, dan kompetisi internasional. “Tahun ini kami juga menyusun borang akreditasi internasional, harapannya tahun 2016 kita sudah mengajukan,” ujar alumni University of Miyazaki itu.

Indradi mengaku bangga dapat mewakili UB di tingkat nasional dan meraih prestasi meskipun belum meraih hasil maksimal. Menurutnya, prestasi ini sebagai pemicu untuk bisa berbuat lebih baik lagi. Blia diperlukan, ia siap berbagi pengetahuan dan pengalaman untuk peningkatan prestasi di ajang serupa tahun depan.

“Terima kasih untuk semua baik pengelola universitas, fakultas, dan jurusan karena telah memberikan kesempatan dan kepercayaan untuk saya,” pungkas Kaprodi termuda diantara nominator lainnya tersebut. (and)

433 total views, 1 views today