Posted in 18 April 2019, by Mic, kategori Berita

icreateMahasiswa Teknik Mesin Universitas Brawijaya berhasil mendapatkan medali emas dan Special Award from WIIPA Taiwan dalam ajang International Innovation, Creativity and Technology Exhibition (i2CreaTE 2019) oleh Malaysia Research and Innovation Society (MyRis) yang diadakan di Seri Pacific Hotel, Kuala Lumpur, Malaysia pada 12–14 April 2019 lalu.

Tim yang beranggotakan 5 mahasiswa Laboratorium Tenaga Surya dan Energi Terbarukan jurusan Teknik Mesin ini terdiri dari Muhammad Husni Mubarok, Janitra Naufal Faza, Prihatining Lestari, Muhammad Rafly Endria, dan Zulfa Salsabila Rifiya Firdaus.

Dengan judul karya BIOCORFISH – Rehabilitation Coral Technology by Biorock System with Blue Lamp and Using The Solar Panel in Fisheries Sustainable Economics for Ecology Implementation, tim berharap adanya perlindungan khusus dan juga solusi rehabilitasi untuk terumbu karang.

Inovasi ini merupakan modifikasi dari model transplantasi karang dengan menggunakan sistem biorock kemudian diberi tambahan lampu warna biru yang memiliki bentuk menarik (sesuai keinginan).

Alat ini juga dilengkapi dengan faktor pendukung pertumbuhan terumbu karang, seperti aliran listrik pada sistem biorock, efek cahaya pada zooxanthellae, dan kalsium karbonat dari kotoran ikan sebagai bahan pembentuk karang.

“Alat ini dapat mempercepat waktu pertumbuhan hingga 3-5 kali lipat daripada pertumbuhan secara alami,” ungkap Husni saat ditemui di Gedung FTUB. (16/Apr)

jurzSebagai negara yang terletak pada pusat segitiga terumbu karang  (the coral triangle), Indonesia memiliki tingkat keanekaragaman yang tinggi. Sayangnya kondisi terumbu karang di Indonesia mengalami degradasi yang cukup mengkhawatirkan.

Fakta itu digunakan tim untuk memfungsikan Biocorfish sebagai teknologi konservasi terumbu karang melalui konsep “Economics for Ecology” untuk membuat kawasan Educotourism.

Masyarakat pesisir juga bisa mendapatkan keuntungan finansial dari inovasi ini, misalnya dengan pembuatan rumah makan apung di atas keramba jaring. Konsumen nantinya akan disuguhkan juga dengan pemandangan terumbu karang bergelimang cahaya dari Biocorfish yang selain menghiasi juga berfungsi memperbaiki terumbu karang.

Husni mewakili tim berharap agar Biocorfish dapat segera diimplementasikan dan bisa menjadi solusi rehabilitasi terumbu karang sekaligus memberi pendapatan bagi masyarakat pesisir.

“Terus berinovasi dan berikan ide ide terbaik kita untuk membangun Indonesia, karena memberikan solusi lebih baik daripada hanya sekedar memberikan kritik,” tukasnya memotivasi. (sa/mic)

208 total views, 1 views today