Posted in 13 September 2017, by Mic, kategori Berita

WhatsApp Image 2017-09-13 at 16.04.29Berkat keuletannya Mutiah Abdat, mahasiswa Jurusan Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Brawijaya (FT-UB) 2012, diundang Google untuk belajar di Amerika Serikat. Berawal dari mereview salah satu toko ice cream di kota Malang, putri bungsu dari empat bersaudara ini memulai petualangannya sebagai local guide berkendaraan aplikasi Google Maps.

“Saat kita mereview suatu tempat di Google Maps, biasanya kita langsung dapat email yang menawari untuk menjadi local guides. Dari situ awal mula saya terjun di komunitas ini,” ujar alumni SMAN 4 Bogor ini.

Pada tahun 2015, awal ia memutuskan bergabung, local guide masih belum menjamur seperti saat ini. Mutiah menelusuri satu persatu sesama local guide yang bersasal dari Malang dan membentuk komunitas Malang Local Guide. Bersama-sama mereka dengan giat memromosikan budaya lokal, mulai dari tempat wisata hingga toko kelontong kecil di kampung.

“Kita ini bisa dibilang kontributor resmi Google Maps, karena kalau ada tempat atau informasi yang salah di maps kita benerin, kalau ada tempat baru kita tandain. Karena bagaimanapun yang tau kondisi di lapangan kan kita-kita (local guides, red) ini,” ujar gadis yang ingin melanjutkan study di bidang Urban Design ini.

Awalnya seluruh komunikasi menggunakan platform Google, hingga pada 2016 muncul Local Guides Connect yang memudahkan para local guides dari seluruh dunia untuk bertemu di dunia maya ataupun secara langsung. Mulai tahun 2016 itulah Google mengundang kontributor resmi Google Maps dari seluruh dunia untuk bertemu dan mendiskusikan bersama kendala dan ide-ide yang muncul dari hal-hal yang ditemui di lapangan.

Untuk dapat mengikuti local guides summit ini, seorang local guides minimal harus berada di level 5/10 dan aktif memberikan kontribusi ke Google Maps, terlibat dalam komunitas local guides (seperti menjadi moderator atau host pertemuan) selama satu tahun terakhir. Setelah memenuhi persyaratan tersebut ia harus menyertakan video saat mendaftar Summit 2017. Pendaftaran Local Guide Summit 2017 sendiri berakhir pada 24 April 2017 pada pukul 23:59 WIB.

Sebanyak 150 local guides dari seluruh dunia akan berkumpul di Google Campus, San Fransico pada 10-13 Oktober 2017 mendatang. Di Indonesia sendiri terpilih lima orang dan Mutiah satu-satunya yang berasal dari Malang. Mutiah mengaku sangat senang bisa menyisihkan sekitar 200.000 pendaftar lain dari Indonesia, tak ayal karena seluruh biaya transportasi dan akomodasi ditanggung oleh perusahaan multinasional di bidang jasa dan produk Internet ini.

“Alhamdulillah, saya benar-benar tidak menyangka waktu mendapat email “you are in” tanggal 19 Mei lalu. Ini benar-benar kesempatan langka, semoga kesempatan ini bisa menambah pengalaman dan jaringan pertemanan dari berbagai negara,” ujar gadis yang bermimpi untuk melanjutkan kuliah di luar negeri ini penuh syukur. (mic)

172 total views, 1 views today