Posted in 12 January 2018, by Mic, kategori Berita, FT Menulis

miraDimulai dari munculnya media sosial pertama yaitu Friendster pada tahun 2002 yang menjadi booming dan fenomenal. Kemudian diikuti oleh media sosial LinkedIn pada tahun 2003 yang tidak hanya menawarkan fitur untuk bersosial saja, tapi juga untuk mencari pekerjaan, sehingga fungsi media sosial semakin berkembang. Pada tahun yang sama dengan LinkedIn, muncul juga media sosial bernama MySpace yang mudah untuk digunakan sehingga user friendly.

Setelah media-media sosial tersebut mulai digunakan oleh sebagian pengguna internet, muncullah Facebook pada tahun 2004. Facebook adalah salah satu media sosial yang sangat booming pada pertengahan 2008 dan awal 2009. Pengguna Facebook sangat beragam, dari anak-anak hingga dewasa. Fitur-fitur dari Facebook memudahkan pengguna dalam berhubungan dengan relasinya. Maka dari itu, Facebook sangat digemari oleh banyak orang. Setelah beberapa tahun Facebook menjadi media sosial yang paling banyak penggunanya, munculah media sosial baru yaitu Twitter yang tak kalah diminati oleh para pengguna internet.

Setelah Facebook dan Twitter ada, semakin banyak media sosial lainnya yang bermunculan. Akhir-akhir ini, media sosial Youtube sedang digemari oleh banyak orang karena melalui youtube bisa mendapatkan informasi yang kita butuhkan secara visual dan untuk pencipta kontennya pun bisa berkreasi melalui media sosial Youtube serta tetap terkoneksi dengan relasi-relasinya.

Menurut Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) pada tahun 2012, kurang lebih 63 juta masyarakat Indonesia terhubung dengan internet dan sebanyak 95 persen aktivitas yang mereka lakukan adalah adalah membuka media sosial. Bahkan Indonesia sampai diprediksi akan menjadi negara dengan pengguna sosial media paling aktif dan paling banyak. Salah satu alasan yang paling kuat mengapa hal tersebut bisa terjadi adalah karena perangkat-perangkat internet mobile semakin terjangkau harganya bagi masyarakat sehingga memungkinkan penetrasi jaringan pada user yang lebih luas.

Saat ini berbagai kalangan masyarakat memanfaatkan media sosial yang ada untuk menunjang aktivitas mereka sehari-hari baik dalam pekerjaan, organisasi, dan lain-lain. Sebagai netizen yang bijak dalam menggunakan media sosial, baiknya kita memanfaatkan media sosial yang ada dengan semaksimal mungkin. Media sosial dapat dimanfaatkan dalam banyak hal, salah satunya dalam institusi pendidikan. Media sosial dapat berperan sebagai pendukung untuk kemajuan suatu institusi pendidikan, contohnya pada Fakultas Teknik. Melalui media sosial dikembangkan situs untuk semakin menunjukkan bagaimana profil dari Fakultas Teknik, kompetensi apa saja yang didapatkan oleh sarjana dari Fakultas Teknik, lulusan dari Fakultas Teknik dapat memberikan sumbangsih apa pada masyarakat, dan lainnya. Dengan begitu, reputasi Fakultas Teknik dapat diketahui oleh khalayak.

Dilakukan juga publikasi program-program kerja yang ada dalam Fakultas Teknik baik lomba maupun seminar-seminar contohnya, yang dapat memberikan citra bermutu pada Fakultas Teknik. Selain program-program, kegiatan yang ada juga dapat ditampilkan pada media sosial. Kegiatan-kegiatan yang  positif dan aktif diharapkan akan menjadikan mutu Fakultas Teknik semakin meningkat. Sebenarnya, peran media sosial sangat banyak, tinggal bagaimana cara yang dipilih untuk mewujudkannya.

Media sosial adalah sarana yang baik untuk mewujudkan Fakultas Teknik yang bermutu dan bereputasi. Banyak cara yang dapat dilakukan dengan media sosial untuk mencapai tujuan itu. Tinggal pilihan mana yang akan digunakan untuk mewujudkannya.

Finalis Lomba Penulisan Artikel 2017 (3/10)

Benedicta Shania Miranda H
Mahasiswa Baru Teknik Industri 2017

325 total views, 2 views today