Posted in 9 July 2019, by Mic, kategori Berita, Teknik Elektro

pecman (2)Komoditas jamur menjadi komoditas yang menjanjikan dimana tingkat konsumsinya cukup tinggi baik di skala nasional maupun internasional. Menurut data pusat statistik bahwa tingkat konsumsi jamur di Indonesia mencapai 0,18kg/kapita. Di Amerika tingkat konsumsi jamur mencapai 0,5 kg/kapita, dan Eropa sebesar 1,5 kg/kapita. Hal ini menjadi peluang besar untuk menjadikan komoditas jamur berkontribusi besar dalam peningkatan pembangunan ekonomi di sektor pertanian dan ketahanan pangan negara.

Akan tetapi,meningkatnya konsumsi jamur tiram tidak diimbangi dengan kapasitas produksi, baik untuk pemenuhan permintaan pasar lokal maupun untuk permintaan ekspor. Dalam proses budidaya, petani jamur harus mempersiapkan media tanam jamur yang unggul melalui proses sterilisasi guna menghilangkan mikroorganisme patogen baik kapang, khamir mapun bakteri. Secara umum, sterilisasi media jamur dengan efesiensi mencapai 59,57% menggunakan cara pengukusan media (baglog) di dalam drum selama 8 jam (2 jam pemanasan, 6 jam sterilisasi).

PECMAN (Pulse Electric Sterilization for Mushroom Cultivation) adalah inovasi alat sterilisasi media jamur menggunakan Pulse electric field (PEF) yaitu menggunakan pulsa listrik yang memberikan tegangan langsung terhadap media tanam. Tegangan yang tinggi akan memberikan kondisi reduce terhadap mikroba.

Proses sterilisasi PECMAN menggunakan hitungan menit sehingga meningkatkan efisiensi waktu, energi, dan jumlah produktivitas jamur dibandingkan dengan teknik sterilisasi  konvensional menggunakan uap.

“Dengan inovasi kami waktu sterilisasi yang biasanya 6-7 jam bisa dihemat menjadi 5 menit,” ungkap Muhammad Khuzain selaku ketua tim.

PECMAN dilengkapi kontrol waktu dan tegangan input sebagai pengatur proses sterilisasi. Informasi suhu, kelembapan dan daya dari alat ini akan dikirim ke internet melalui prinsip IoT.  Informasi ini akan diteruskan menuju pengguna melalui aplikasi line notification sehingga diharapkan pengguna dapat mengetahui performansi dari alat.

pecman (1)Dengan performansi waktu yang cepat serta hasil yang maksimal Khuzain juga berharap agar PECMAN dapat menjadi solusi inovatif sterilisasi media tanam baglog jamur.

“Semoga produktifitas budidaya jamur meningkat untuk memenuhi permintaan pasar,” harapnya.

Tim ini terdiri dari Muhammad Khuzain (FT, 2016), I Wayan Angga Jayadiyuda (FT, 2016) dan Dwi Uchtiyawati Rohmah (FTP, 2016). Dibawah bimbingan Eka Maulana S.T M.T. M.Eng, PECMAN telah berhasil memperoleh Gold Medal pada ajang internasional Young Scientist International Seminar and Expo (YSIS) bidang Agriculture Science 2019 di Universitas Brawijaya, Malang (24-25/Jun/2019). (mic)

158 total views, 2 views today