Posted in 17 May 2019, by Mic, kategori Berita, Teknik Mesin

SEMA1Apatte 62 Brawijaya Team kembali mengikuti Shell Eco Marathon Asia (SEMA) 2018 pada 28 April – 2 Mei 2019 di Sepang International Circuit, Malaysia. Tim Fakultas TEknik UB  mengirimkan 15 delegasi yang diketuai oleh Muhammad Syifa’uddin (Teknik Mesin ’15) serta didampingi oleh Dr.Eng. Eko Siswanto, ST., MT.

Mobil yang diikut sertakan pada SEMA tahun 2019 bernama Marsella3 Evo 1. Dari 5 race yang telah dijalani, hasil terbaik yang didapatkan yaitu 149 km/Kwh. Pencapaian ini meningkat dari tahun lalu dimana tim mendapatkan hasil terbaik 93.5 km/kWh pada tahun 2018.

“Alhamdulillah meningkat dari tahun kemarin. Kami sudah berusaha secara maksimal dengan persiapan yang sudah matang pada sebelum hari keberangkatan. Pencapaian terbaik yang kita dapatkan Alhamdulillah sudah jauh meningkat,” ujar Syifa’uddin bangga.

SEMA3Turut mendampingi Tim Apatte 62 Brawijaya adalah Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Dr.Eng. Ir. Denny Widhiyanuriyawan, ST., MT., beserta jajaran staff Bagian Kemahasiswaan FTUB. Dengan dukungan penuh dari pihak fakultas Tim  Apatte 62 Brawijaya berhasil mengalahkan tim UI serta tim dari Korea, Filipina, dan Singapura.

SEMA2Di atas Tim Appatte 62 Brawijaya, berturut-turut dari peringkat 1-3 adalah Lac Hong University (LH – EST) 170,1 km/kWh, Institut Teknologi Sepuluh November (Nogogeni ITS) 169,1 km/Kwh, dan Universitas Pendidikan Indonesia (Bumi Siliwangi) 164.8 km/kWh.

Dibawah Tim Apatte 62 Brawijaya pada peringkat 5 adalah Universitas Indonesia (Nakula) 136 km/Kwh, peringkat 6 adalah Kookmin University Korea (Kookmin Racing), peringkat 7 adalah University of the Philippines-Diliman (Dagisik UP)  95 km/kWh, dan peringkat 8 adalah Nanyang Technological University Singapore (Nanyang Autonomous Venture) 80 km/kWh. (HumasFTUB)

97 total views, 1 views today