Posted in 22 April 2019, by Mic, kategori Berita, Teknik Pengairan

akre (2)Program Studi Doktor Teknik Sumber Daya Air, Fakultas Teknik Universitas Brawijaya (FTUB) untuk pertamakalinya mendapat visitasi dari Teknik Tim Asesor Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) Kementrian Pendidikan, Riset, dan Teknologi. Tim Asesor BAN-PT kali ini adalah Prof. Dr. Ing. Herman Parung, M.Eng. dari Universitas Hasanuddin dan Prof. Ir. Nur Yuwono, Dip., HE., Ph.D dari Universitas Gadjah Mada.

Kedatangan Tim Asesor disambut oleh Dekan FT-UB Dr. Ir. Pitojo Tri Juwono, MT beserta jajaran, Ketua Jurusan Teknik Pengairan Dr. Ir. Ussy Andawayanti, MS., beserta jajaran, Ketua Gugus Jaminan Mutu (GJM) Ceria Farela Mada Tantrika, ST., MT., beserta jajaran, dan Ketua Program Studi Doktor Teknik Sumber Daya Air Prof. Dr. Ir. Lily Montarcih Limantara, M.Sc.

Selain itu, turut hadir pada kegiatan ini para Ketua Jurusan, Ketua Lembaga Penunjang Akademik, dan Kepala Bagian Administrasi di lingkungan FT-UB.

Dalam sambutannya dekan mengungkapkan bahwa visitasi ini adalah kegiatan rutin yang pada hakikatnya mencakup tiga hal. Pertama adalah sebagai bentuk akuntabilitas kepada publik, kedua sebagai bentuk kontrol penjaminan mutu, dan terakhir adalah sebagai pemberi semangat.

“Akreditasi merupakan instrumen untuk melihat potret kita dalam mengelola prodi agar bisa berkembang lebih baik. Selama ini kita sudah mengadakan koreksi secara internal, baik dokumen mutu maupun audit internal. Jadi kegiatan ini juga merupakan bentuk akuntabilitas eksternal,” ujar Dekan sebelum membuka acara.

Ada yang berbeda dalam visitasi akreditasi ini. Sesi audiensi dengan alumni dan pengguna dihilangkan. “Masih dua tahun, mahasiswanya saja belum lulus, jadi mana mungkin ada alumni dan pengguna, sehingga kami sepakat menghilangkan sesi audiensinya,” ujar Prof. Herman Parung mewakili tim asesor.

Kegiatan visitasi akreditasi kali ini berjalan dengan sangat lancar dan tanpa hambatan. Sebelum penutupan, Dr. Pitojo berharap agar kegiatan ini bisa berikan kemanfaatan bagi banyak pihak sekaligus menjadi ajang untuk saling saling menyemangati dan introspeksi bahwa kita dituntut untuk selalu berkembang sesuai dengan standart yang ada.

“Semoga bisa memberikan semangat agar institusi kami berada di koridor yang sesuai dengan standart BAN-PT dan terus melaju ke arah yang lebih baik,” tukas Dr Pitojo. (HumasFTUB)

 

109 total views, 1 views today