ydba

Yayasan Dharma Bakti Astra (YDBA) kembali menggelar kuliah tamu sekaligus rekrutmen CARE agent (Pemberdaya Muda). Kegiatan yang telah diselenggarakan untuk kedua kalinya di Teknik Industri Universitas Brawijaya (TI-UB) ini digelar di Auditorium gedung TI-UB, Kamis, 25 Juli 2019.

Kegiatan dimulai dengan penjelasan tentang YDBA dan Program Care Agent YDBA oleh Kepala Departemen Human Capital YDBA Rahmat Handoyo. Dijelaskan Rahmat Care Agent YDBA memiliki tugas pokok membina sekaligus menaikkan kelas UMKM agar produk mereka secara kualitas bisa bersaing dengan industri besar.

“Hampir 10 tahun terakhir Indonesia diserbu produk impor, tidak hanya produk besar seperti mobil tetapi juga sampai produk terkecil seperti cangkul. Harga kita juga kalah bersaing dengan produk impor. Ini menjadi tantangan bagi kita,” tutur alumni Fakultas Ekonomi Bisnis UB tersebut.

Muhammad Riyandhanu, alumni TI-UB, berkesempatan berbagi pengalaman menjadi Care Agent YDBA. Dhanu bercerita mulai proses awal rekrutmen hingga proses pembinaan UMKM yang ia bina di Kota Tegal.

“Bagi mahasiswa TI IKM bukanlah sesuatu yang asing. Mulai kuliah, paktikum, hingga skripsi telah dikenalkan. Bayangan saya IKM adalah industri kecil, ternyata di lapangan bayak juga yang sudah bagus,” bebernya.

Proses rekruitmen diawali dengan Focus Grup Discussion (FGD) dan dilanjutkan dengan diskusi hasil FGD bersama kelompok. Usai presentasi, puluhan peserta rekrutmen dari internal dan eksternal TI-UB tersebut diwajibkan mengisi story test.

Bagi yang lolos seleksi akan diikutsertakan dalam psikotest dan wawancara di Head Office YDBA.

Ketua Jurusan TI-UB Ir. Oyong Novareza, ST., MT., Ph.D dalam sambutannya saat membuka acara berharap kerjasama antara YDBA dan TI-UB tidak berhenti sampai disini.

Harapannya diantara kedua institusi bisa memiliki MoU yang bisa digunakan untuk pengembangan kurikulum pendidikan ataupun kerjasama lainnya.

“Apa yang menjadi fokus YDBA yakni membina UMKM selaras dengan apa yang dilakukan TI khususnya dan UB pada umumnya, insyaallah kerjasama tidak akan berhenti disini,” ujarnya. (and)