FTUB Menerima Dua Penghargaan dari PT ESRI Indonesia

Menjelang akhir tahun 2020, Fakultas Teknik Universitas Brawijaya (FTUB) mendapatkan penghargaan dari distributor lokal eksklusif perangkat lunak Sistem Informasi Geografis (Geographic Information System/GIS), PT ESRI Indonesia.

Penghargaan yang diraih adalah GIS Advisor University 2020 dan GIS Influencer. Kedua penghargaan ini diumumkan melalui acara ESRI Indonesia GIS Award for Education yang diadakan secara daring melalui media GotoWebinar pada hari Kamis, 17 Desember 2020.

Hadir menerima penghargaan mewakili UB adalah Dekan FTUB, Prof. Dr. Ir. Pitojo Tri Juwono, M.T., IPU. Ia menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas penghargaan yang diberikan.

“Kami merasa bangga dan terhormat bisa mendapatkan GIS Advisor University 2020 award ini,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa ke depan, rekayasa/analisis berbasis data spasial, dan penerapan berbagai software berbasis teknologi geo spasial akan semakin berkembang.

Saat ini, lanjutnya, dengan sumber daya yang ada akan memanfaatkan teknologi ini untuk meningkatkan kompetensi lulusan serta menunjang research dalam berbagai bidang di semua lini yang ada.

Berbagai kegiatan yang sudah memanfaatkan teknologi GIS yang baru-baru ini selesai dilaksanakan oleh FTUB adalah model pengendalian erosi dan banjir yang berbasis tata guna lahan.

FTUB juga mengembangkan, menggunakan, dan menerapkan, dan mengaplikasikan teknologi GIS ini dalam early warning system dan jalur evakuasi pada pemetaan penganggulangan banjir dalam kaitannya dengan keruntuhan suatu bendungan.

“Kemanfaatannya sangat luar biasa, tentu saja ke depan kami berharap agar kerjasama UB dan ESRI akan terjalin dengan lebih baik lagi dan bersinergi dengan lebih kompak lagi,” harap Pakar Sumber Daya Air ini.

GIS Influencer Award diberikan kepada Dosen PWK, Adipandang Yudono S.Si., MURP., Ph.D.

Lebih lanjut, Penghargaan GIS Influencer (individual level),  diberikan kepada Adipandang Yudono, S.Si., MURP., Ph.D. Ia mendapatkan penghargaan ini karena dedikasinya dalam meningkatkan kesadaran spasial untuk publik dan menjadikan penggunaan GIS lebih informatif dan efektif.

“Alhamdulillah, terimakasih atas apresiasinya. Semoga selalu diberi berkah sehat untuk terus berinovasi dan berkarya bagi masyarakat,” kata Dosen Perencanaan Wilayah dan Kota ini.

Untuk diketahui, Adipandang Yudono bersama Tim dosen FTUB sempat melakukan perekaman dan pendokumentasian enam bangunan bersejarah di Kota Malang. Penelitian ini adalah langkah awal untuk digitalisasi aset bangunan bersejarah di Malang. (mic)