Pengabdian Masyarakat Arsitektur

Tim Pengabdian Masyarakat (Pengmas) Arsitektur, Fakultas Teknik UB (FTUB) membangun smart playground di Taman Pendidikan Qur’an Tahfidz Istiqomah yang terletak di RW 18 Kelurahan Bunulrejo, Kecamatan Blimbing, Kota Malang.

Lembaga pendidikan non formal ini memiliki kegiatan utama pembelajaran tahfidz atau menghafal ayat suci Al-Qur’an untuk anak-anak. Berdiri sekitar 2 tahun, TPQ ini hanya memiliki satu ruang kelas yang merupakan ruang serbaguna di lantai 1.

Keterbatasan ini membuat kegiatan pembelajaran dilakukan secara bergantian, yakni kelas pagi, siang, dan sore.

Kendati diperuntukkan untuk warga setempat, TPQ ini juga menarik minat santri yang kebanyakan berusia dini dari Malang Raya dan bahkan luar kota.

Padatnya jadwal kelas menyebabkan terjadinya keramaian saat proses antar-jemput santri. Sembari menunggu, peserta didik banyak yang memanfaatkan waktu untuk bermain di area permainan portabel dengan jumlah terbatas.

“Keterbatasan area bermain di luar kelas ini menyebabkan santri seringkali keluar pagar untuk bermain. TPQ ini juga ada di tikungan yang bisa membahayakan santri kalau tiba-tiba ke luar pagar,” ujar Ketua Tim Pengmas, Wasiska Iyati, S.T., M.T.

Bersama timnya Wasiska ingin membuat fasilitas bermain yang lebih memadai dan aman, yang diletakkan di area dalam pagar bangunan TPQ ini.

Dibantu Andika Citraningrum, ST., MT., M.Sc, dan Jono Wardoyo, ST., MT., serta mahasiswa Arsitektur angkatan 2017, Ridzky Adwiputra N, Yuzril Ihzha Mahendra, Christian KR Matulessy, ia membuat gagasan desain fasilitas bermain dengan konsep vertical playground.

Playground ini dirancang dengan bentuk fasilitas bermain yang dibuat seperti bangunan bertingkat, atau menggunakan luas alas yang minimal namun dapat menyediakan beberapa arena permainan di dalamnya.

Fasilitas permainan diperuntukkan untuk santri berusia 3 sampai 12 tahun dan dibuat sedemikian hingga tidak mengandung hal-hal yang bertentangan dengan syariat islam dan tentu saja didesain dengan mengutamakan keamanan dan keselamatan penggunanya.

Smart playground ini dirancang seperti dua lantai dengan beberapa arena bermain meliputi tabung putar huruf hijaiyah, tabung putar huruf alphabet, sempoa raksasa, terowongan, arena panjat dinding, jembatam goyang, arena bergelantungan, dan seluncur.

“Semoga ini dapat menjadi solusi yang optimal dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi santri dan pengelola TPQ,” harap Wasiska. (mic)