TIUB kopi

Tim dosen Departemen Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Brawijaya (DTI FT-UB) melakukan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) DIPA dengan tajuk “IPTEK Bagi Masyarakat Pelaku UMKM Bromo Coffee Dalam Mengembangkan Inovasi Produk Kopi Lokal Asli Probolinggo”.

Bertujuan untuk diseminasi penerapan hasil penelitian serta sosialisasi terkait hasil kegiatan dalam kampus, Tim PKM menggandeng Mitra kegiatan adalah pelaku usaha kopi probolinggo yang tergabung dalam Paguyuban Bromo Coffee dengan ketua Bpk. Edy Priyanto.

“Tim PKM melakukan pengabdian dengan memberikan tiga pokok agenda yakni di bidang proses produksi, manajemen usaha, dan pemasaran,” ujar Ketua Tim Pengabdian Ir. Endra Yuafanedi Arifianto, ST. MT.

Bidang proses produksi memberikan bantuan peralatan mesin pengiris rempah untuk membantu proses pengirisan rempah jahe untuk varian Kopi Rempah Probolinggo.

“Dengan bantuan alat ini aktivitas produksi bisa dilaksanakan lebih cepat, lebih produktif,” jelas dosen mata kuliah Kewirausahaan ini.

Kemudian di bidang manajemen usaha tim memberikan wawasan tentang pentingnya organisasi dan manajemen industri, semangat wirausaha dan manajemen keuangan usaha.

Untuk meningkatkan jangkauan konsumen tim melakukan kegiatan promosi produk yang dilakukan melalui media sosial khususnya yaitu melalui konten-konten YouTube dan Instagram.

“Tentunya promosi melalui media sosial ini sangat sesuai dengan perkembangan zaman jika disesuaikan dengan Indonesia sebagai salah satu pengguna internet terbanyak di dunia,” imbuhnya.

Pengabdian masih berlangsung sampai bulan Oktober 2022, khususnya pendampingan produksi, perhitungan biaya dan penyusunan konten promosi. Diharapkan potensi produk Bromo Coffee ini dapat dikenal di berbagai wilayah Indonesia

Selain Endra, kegiatan pengabdian melibatkan dosen Ir. Dwi Hadi Sulistyarini,.ST., MT., Hary Sudjono, S.Si., MT., Ir. Oyong Novareza, ST., MT., Ph.D., Ir. Ihwan Hamdala, ST., MT., IPM., dan Arif Rahman, ST., MT.

Tim PKM Dipa juga melibatkan enam mahasiswa yang sekaligus melakukan kegiatan PKM 4 SKS. Aktivitas ini juga memenuhi kriteria dosen berkegiatan di luar kampus dan mahasiswa beraktivitas di luar kampus.

“Kami mendorong mahasiswa untuk tetap berkarya nyata terhadap masyarakat melalui aktivitas-aktivitas yang dapat menerapkan teknologi dengan tepat guna manfaatnya serta dapat memberikan sebuah ilmu terapan yang dapat memberdayakan masyarakat,” tutupnya. (and)